Lewati ke konten

Home

About Us

Advertisement

Contact Us

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • Pinterest
  • WhatsApp
  • Feed RSS
  • TikTok
WartaBrita

WartaBrita

Info Update Terpercaya

  • Home nasional
  • Internasional
  • Sports
  • otomotif
  • Tekno
  • Muslim
  • Travculpedia
  • Daerah
  • Ekonomi
Search

Detik-detik Sebelum Ledakan Bom di MAN 3 Padang, Siswa M Dicurigai Sejak Pagi

Avatar Dewa Saputra
Dewa Saputra
Selasa, 14 Juli 2026 – 15:21
Detik-detik Sebelum Ledakan Bom di MAN 3 Padang, Siswa M Dicurigai Sejak Pagi
Detik-detik Sebelum Ledakan Bom di MAN 3 Padang, Siswa M Dicurigai Sejak Pagi. (Ilustrasi dengan AI)

PADANG, Wartabrita.com –  Pada hari Selasa, tanggal 14 Juli 2026 sekitar pukul 10.30 WIB, suasana belajar di MAN 3 Kota Padang tiba-tiba berubah menjadi kepanikan setelah terjadi ledakan di lingkungan sekolah. Para siswa yang berada di sekitar lokasi langsung berhamburan menyelamatkan diri setelah mendengar suara ledakan keras yang disertai getaran dan kepulan asap putih tebal.

Salah satu siswa, Deva, mengaku saat ledakan terjadi dirinya sedang berada di kantin belakang sekolah. Ia langsung berlari ke arah kelas yang jaraknya sekitar dua kelas dari lokasi. Saat sampai di sana, ia melihat orang-orang sudah berhamburan dan ada asap putih tebal dari arah TKP.

Deva juga mengaku sempat melihat terduga pelaku berinisial R sebelum dan sesudah kejadian. Menurutnya, R datang ke sekolah tidak mengenakan seragam, melainkan kaus putih dan celana panjang. Ia juga melihat R membawa ketapel, anak busur panah, serta kelereng. “Dia bawa semacam ketapel, anak busurnya juga ada, kemudian kelereng juga ada,” katanya.

Diduga Sudah Mencari Korban Sejak Pagi

Menurut Deva, sejak pagi R diduga sudah mencari seorang siswa berinisial M. “Saya rasa abang M ini sudah diintainya sejak pagi. Abang M juga sempat kabur karena dengar dirinya sedang dicari oleh R,” ucapnya. Bahkan sebelum ledakan terjadi, kata Deva, R sempat menanyakan keberadaan M kepada beberapa siswa. “Tadi pagi dia sempat bertanya ke teman saya, ‘ada melihat si M?’ Teman saya jawab tidak ada, lalu dia pergi,” katanya.

Tak lama setelah ledakan, Deva kembali berpapasan dengan R di sekitar kelas. Saat itu, kata dia, kepala R sudah dibalut kain sehingga hanya bagian matanya yang terlihat. Ia pun sempat terkejut karena didekati R. “Saya sempat terkejant karena setelah ledakan dia bertanya lagi kepada saya, ‘ada melihat si M?’ Saat itu dia memegang ketapel dengan anak busur panah. Saya jawab tidak ada. Setelah dia pergi baru saya sadar kalau itu si R,” ujarnya.

Sosok R Disebut Pendiam dan Jarang Bergaul

Selama bersekolah, Deva mengenal R sebagai sosok yang pendiam dan lebih sering menyendiri. “Biasanya dia sendiri saja, pendiam, kurang bergaul. Saya pernah ketemu di kantin, dia sendirian. Saya ajak ngobrol,” katanya. Deva juga mengaku R pernah menyampaikan kepadanya bahwa ia sedang mencari M. “Si R ini juga sering menyampaikan kalau dia memang sedang mencari-cari si M. Ke saya pun dia pernah berkata begitu,” tuturnya.

Siswa Panik Berhamburan ke Lapangan

Sementara itu, siswa lainnya, Thoriq, mengatakan ledakan terjadi saat jam pergantian pelajaran ketika guru belum masuk ke kelas. “Sekitar pukul 10.30 WIB. Saat itu saya sedang main handphone di kelas karena jam pergantian pelajaran. Tiba-tiba terdengar ledakan yang cukup keras. Terasa getaran dan baunya karena kelas kami dekat dengan lokasi,” tuturnya. Menurut Thoriq, suara ledakan langsung memicu kepanikan di kalangan siswa. “Setelah terdengar ledakan semuanya panik, langsung lari keluar ke lapangan. Saya tidak sempat melihat sumber ledakan karena fokus menyelamatkan diri,” katanya.

Asap Putih Tebal Terlihat dari Lokasi Ledakan

Setelah berada di lokasi yang lebih aman, Thoriq baru melihat kepulan asap putih membumbung dari lokasi kejadian. “Setelah rasanya sudah cukup jauh, saya melihat ke arah TKP dan terlihat asap putih tebal. Setelah itu kami semua disuruh menjauh dari lokasi,” ujarnya. Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan terkait penyebab ledakan dan mengamankan lokasi kejadian. Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Motif Ledakan Diduga Karena Perundungan

Polisi mengungkap motif di balik ledakan diduga dari bom rakitan berdaya ledak rendah (low explosive) yang terjadi di MAN 3 Padang, Selasa (14/7/2026). Pelaku yang merupakan siswa kelas XII diduga nekat merakit bom karena mengalami tekanan psikologis akibat sering menjadi korban perundungan atau bullying di sekolah. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumatera Barat, Kombes Pol Susmelawati Rosya, mengatakan berdasarkan hasil penyelidikan sementara, aksi tersebut bukan terkait jaringan terorisme.

Menurutnya, pelaku merasa selama ini kerap menjadi sasaran perundungan sehingga memilih melakukan aksi balasan dengan merakit bom secara mandiri. “Anak ini merasa sering menjadi objek bullying. Jadi dia mengambil jalan pintas dengan merakit bom berskala kecil atau low explosive. Cara merakitnya dipelajari secara mandiri melalui internet,” ujarnya. Bom rakitan tersebut diletakkan pelaku di bawah meja di dalam ruang kelas saat jam istirahat. Pelaku diduga berharap ledakan mampu merobohkan dinding kelas sehingga dapat mencelakai teman-teman yang selama ini diduga merundungnya.

Pengamanan di Sekitar Lokasi Kejadian

Masyarakat Kelurahan Balai Gadang dihebohkan dengan dugaan temuan benda mirip bom rakitan di lingkungan sekolah MAN 3 Padang, Kecamatan Koto Tangah, Selasa (14/7/2026) siang. Benda mencurigakan tersebut pertama kali diketahui warga setelah mendengar suara ledakan selepas salat zuhur. Diketahui MAN 3 Padang berjarak sekitar 1,2 kilometer dari SMP 16 Padang, atau sekitar 7,2 kilometer dari Kantor Wali Kota Padang.

Penemuan benda diduga bom rakitan ini berawal dari adanya ledakan di sebuah ruangan kelas dan didengar oleh warga setempat. Pantauan di lapangan pukul 14.12 WIB, tampak sekolah tersebut sudah ramai oleh pihak berwajib. Terlihat personel polisi berseragam taktis lengkap dengan helm, rompi pelindung (body armor), kacamata hitam, dan membawa senjata laras panjang. Di gerbang sekolah, pagar ditutup hampir seutuhnya dan hanya bisa dilewati seukuran badan orang dewasa, kira-kira 60 sentimeter. Di dalam pekarangan, tepat di belakang lapangan basket sekolah tersebut, tampak petugas berwajib dengan pakaian lengkap berjaga di sekitar lokasi.

Garis polisi tampak melintang, dipasang membentuk ukuran persegi panjang. Selain puluhan petugas, para guru atau pihak sekolah juga berada di luar garis polisi tersebut untuk menyaksikan. Namun, di sebuah ruangan kelas di samping garis polisi, puluhan personel sedang melakukan pengecekan di lokasi yang diduga terjadi ledakan bom. Hingga kini, polisi sudah berpindah dari ruangan kelas XII IPS 7, di dekat garis polisi tersebut. Mereka tampak mengarah ke ruangan guru, pintu dikunci dan dijaga oleh pihak kepolisian. Sampai berita ini ditayangkan, situasi di sekitar lokasi masih ramai petugas berwajib dan pihak sekolah.

 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

  • Yandex.com dan Yandex Browser JepangJelajahi Dunia Konten Menakjubkan dengan Yandex.com dan Yandex Browser Jepang
  • Haidar Alwi Sang Pahlawan Masa Kini
  • Melaksanakan doa setelah shalat Jumat adalah amalan yang penuh keberkahan dan sangat dianjurkan dalam agama Islam.Bacaan Doa Setelah Shalat Jumat Serta Keutamaan dan Panduan Tuntunannya
  • Rincian Lengkap KUR BRI 2025: Tabel Angsuran, Limit Pinjaman, Suku Bunga, dan Apa Saja Syarat
  • Nikmati Momen Santai dengan Menonton Film di Bioskop DenpasarNikmati Momen Santai dengan Menonton Film di Bioskop Denpasar
https://twitter.com/wartabritaa

About Us

Wartabrita

Warta Brita adalah media digital independen yang hadir untuk menyajikan informasi aktual, faktual, dan terpercaya kepada masyarakat Indonesia. Kami percaya bahwa informasi yang jujur dan akurat adalah fondasi penting dalam membangun masyarakat yang sadar, kritis, dan cerdas.

Berdiri dengan semangat jurnalisme positif, kami berkomitmen menyuguhkan konten dari berbagai kategori seperti:

  • Berita Terkini
  • Nasional & Internasional
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Inspirasi & Viral

Warta Brita dikelola oleh tim muda yang profesional, berpikiran terbuka, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Kami memadukan kecepatan dalam menyajikan informasi dengan ketelitian dalam memverifikasi fakta.

Latest Articles

  • Stasiun Manggarai Makin Sibuk! 162 Ribu Pelanggan Bergerak Setiap Hari, LRT Segera Terhubung

    Stasiun Manggarai Makin Sibuk! 162 Ribu Pelanggan Bergerak Setiap Hari, LRT Segera Terhubung

    Senin, 10 Agustus 2026 – 22:48
  • Java Paragon Hotel & Residences Surabaya Rayakan Anniversary ke-18 dengan Program Inklusif

    Java Paragon Hotel & Residences Surabaya Rayakan Anniversary ke-18 dengan Program Inklusif

    Senin, 10 Agustus 2026 – 22:26
  • MTQ ke 34 se-Kalbar Resmi Ditutup, Kubu Raya Raih Juara, Kayong Utara Sukses Gelar Acara dan Masuk 5 Besar

    MTQ ke 34 se-Kalbar Resmi Ditutup, Kubu Raya Raih Juara, Kayong Utara Sukses Gelar Acara dan Masuk 5 Besar

    Senin, 10 Agustus 2026 – 09:19

Tiktok wartabrita

@wartabrita
  • Instagram
  • Facebook
  • LinkedIn
  • X
  • VK
  • TikTok

Copyright ©2026 WartaBrita. All Rights Reserved

Scroll to Top