Persebaya Surabaya segera beralih fokus ke Bhayangkara FC setelah menutup pramusim dengan kemenangan 1-0 atas Penang FC di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (15/8) malam.
Bernardo Tavares, pelatih Persebaya Surabaya, meminta Green Force tetap rendah hati dan bekerja keras karena laga tandang di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, menjadi ujian pertama Super League 2026/2027.
Bernardo Tavares Minta Persebaya Surabaya Lupakan Trofi
Kemenangan dalam turnamen pramusim tidak boleh membuat Persebaya Surabaya kehilangan fokus menjelang pertandingan perdana Super League 2026/2027. Pelatih berlisensi UEFA Pro ini ingin timnya segera memikirkan laga melawan Bhayangkara FC yang akan dimainkan pada 5 September pukul 15.30 WIB.
Bagi Bernardo Tavares, trofi pramusim memang memberikan dampak positif bagi pemain, klub, Bonek, dan Bonita, tetapi pencapaian itu sudah menjadi bagian dari masa lalu.
“Menurut saya, ini bagus bagi para pemain, klub, Bonek dan Bonita. Memenangkan trofi tentu bagus. Tetapi sekarang kami harus memikirkan pertandingan berikutnya dan mempersiapkan semuanya,” ujar Bernardo Tavares.
Pelatih asal Portugal itu juga tidak ingin keberhasilan menjadi juara membuat pemain terlena.
Laga Bhayangkara FC Jadi Fokus Berikutnya
Bernardo Tavares kini memilih mengarahkan perhatian penuh kepada Bhayangkara FC sebagai lawan pertama Persebaya Surabaya di Super League 2026/2027.
Duel tersebut akan berlangsung di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, pada 5 September dengan kick-off pukul 15.30 WIB.
“Kami harus tetap rendah hati dan tidak melupakan satu hal kami bermain di turnamen pramusim. Beberapa pemain mengalami kelelahan, begitu juga dengan tim lawan,” kata Bernardo Tavares.
Kondisi fisik menjadi salah satu perhatian karena perjalanan Persebaya Surabaya di turnamen pramusim berlangsung dengan intensitas tinggi sebelum ditutup pertandingan melawan Penang FC.
Konsistensi Masih Jadi Pekerjaan Rumah
Meski membawa pulang trofi dan menutup laga uji coba internasional dengan kemenangan 1-0, Bernardo Tavares masih melihat sejumlah aspek permainan Persebaya Surabaya yang perlu dibenahi.
Menurut dia, tim sudah mampu memperlihatkan permainan positif dalam beberapa momen, tetapi belum konsisten mempertahankan performa tersebut sepanjang pertandingan.
“Kami harus lebih konsisten untuk mengulangi hal-hal baik tersebut. Kami senang memenangkan turnamen ini dan senang melihat atmosfer yang diciptakan Bonek dan Bonita untuk para pemain. Sikap mereka luar biasa,” tutur Bernardo Tavares.
Evaluasi tersebut menjadi penting karena level pertandingan akan berubah ketika Super League 2026/2027 resmi dimulai.
Pemain Cedera Dipantau Jelang Musim Baru
Selain mengevaluasi permainan, Bernardo Tavares juga akan memantau kondisi fisik pemain setelah rangkaian pertandingan pramusim. Tim pelatih masih perlu melihat pemain yang mengalami cedera sekaligus memastikan kondisi mereka cukup siap untuk menghadapi pertandingan berikutnya.
Pelatih Persebaya Surabaya memilih menggunakan waktu yang tersedia untuk memulihkan kondisi pemain sambil melanjutkan persiapan secara bertahap.
“Kami sudah mendapatkan trofi. Saya pikir trofi itu akan masuk museum. Jadi sekarang kami harus fokus pada masa sekarang dan masa depan,” sambung Bernardo Tavares.
Pesan tersebut memperlihatkan perubahan fokus Persebaya Surabaya setelah keberhasilan di turnamen pramusim.
Persebaya Surabaya Bersiap Hadapi Ujian Perdana
Persebaya Surabaya memiliki waktu menuju 5 September untuk memastikan persiapan berjalan maksimal sebelum bertandang menghadapi Bhayangkara FC.
Bernardo Tavares menilai kemenangan pramusim harus menjadi pijakan untuk berkembang, bukan alasan untuk berhenti melakukan evaluasi.
“Pada 5 September, Super League dimulai dan kami harus siap. Target pertandingan ini memang untuk mempersiapkan musim kami dan pertandingan pada 5 September,” pungkas Bernardo Tavares.
Dengan laga perdana digelar di markas Bhayangkara FC, Green Force dituntut langsung menunjukkan kesiapan setelah melewati rangkaian pramusim yang positif.
Kini perhatian Bernardo Tavares dan Persebaya Surabaya sepenuhnya tertuju pada satu tujuan, yakni memulai Super League 2026/2027 dengan persiapan yang matang.
Trofi pramusim sudah masuk lemari sejarah, sedangkan tantangan baru akan dimulai ketika Green Force bertandang ke Bandar Lampung pada 5 September.









Tinggalkan Balasan