Lewati ke konten

Home

About Us

Advertisement

Contact Us

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • Pinterest
  • WhatsApp
  • Feed RSS
  • TikTok
WartaBrita

WartaBrita

Info Update Terpercaya

  • Home nasional
  • Internasional
  • Sports
  • otomotif
  • Tekno
  • Muslim
  • Travculpedia
  • Daerah
  • Ekonomi
Search

Banyak Belum Tahu Fungsinya, Wajar Wacana DKN Ditolak Publik

Avatar Djevit Pray
Djevit Pray
Selasa, 30 Agustus 2022 – 08:23
Banyak Belum Tahu Fungsinya, Wajar Wacana DKN Ditolak Publik
Ketua Bidang Intelijen dan Sandi Negara DPP KNPI, Yayat Dinar

Wartabrita.com, Jakarta – Ketua Bidang Intelijen dan Sandi Negara DPP KNPI, Yayat Dinar, menilai wajar wacana pembentukan Dewan Keamanan Nasional (DKN), banyak menuai penolakan publik. Pasalnya, mayoritas masyarakat tidak memahami soal tugas dan fungsi DKN seperti apa.

Bahkan banyak yang menolak DKN lantaran takut Dwifungsi ABRI era orde baru kembali diterapkan, yakni ABRI tidak hanya menjalankan peran sebagai kekuatan pertahanan saja, tetapi juga menjalankan peran sebagai pengatur negara.

“Saya dari tahun 2011 mengawal RUU Kamnas dan banyak yang enggak paham. Jadi bilang begini begitulah atau kembali ke zaman orde baru lah. Itu wajar saja karena banyak yang belum paham fungsinya,” kata Yayat kepada wartawan, Senin (29/8/2022).

Menurut Yayat walau pembahasan DKN konon katanya dilakukan secara tertutup dan buru-buru, namun untuk merealisasikan DKN tak semudah membalikan telapak tangan. Butuh proses yang panjang lewat pembahasan di parlemen.

“Tidak bisa ujuk-ujuk langsung diundangkan. Aturan kita kan lewat DPR. Tanpa undang-undang mana bisa bentuk Dewan Ketahanan Nasional,” ucapnya Yayat.

Yayat menjelaskan, dalam menjaga kedaulatan negaranya Malaysia, Singapura, Eropa seperti Amerika, Australia, bahkan Arab Saudi memiliki DKN.

Sedangkan di Indonesia tidak, sebab pascareformasi telah dibagi tugas Polri sebagai penjaga Kamtibnas dan TNI kembali menjadi tentara profesional atau lembaga pertahanan negara.

“Jadi memang ada kekhawatiran bahwa Kamnas dibentuk nanti kembali lagi ke orde baru. Tapi kalau negara besar memang diperlukan eksistensi DKN untuk bicara terkait bagaimana keamanan dalam negeri dan keamanan luar,” tutup Yayat.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tweets by wartabritaa

About Us

Wartabrita

Warta Brita adalah media digital independen yang hadir untuk menyajikan informasi aktual, faktual, dan terpercaya kepada masyarakat Indonesia. Kami percaya bahwa informasi yang jujur dan akurat adalah fondasi penting dalam membangun masyarakat yang sadar, kritis, dan cerdas.

Berdiri dengan semangat jurnalisme positif, kami berkomitmen menyuguhkan konten dari berbagai kategori seperti:

  • Berita Terkini
  • Nasional & Internasional
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Inspirasi & Viral

Warta Brita dikelola oleh tim muda yang profesional, berpikiran terbuka, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Kami memadukan kecepatan dalam menyajikan informasi dengan ketelitian dalam memverifikasi fakta.

Latest Articles

  • 65 member komunitas W124 MBCI cek kesehatan bareng jelang touring Celebes

    65 member komunitas W124 MBCI cek kesehatan bareng jelang touring Celebes

    Selasa, 15 September 2026 – 16:04
  • Umbul Pelem Tulung Klaten untuk liburan 2026, cek tiket dan fasilitasnya

    Umbul Pelem Tulung Klaten untuk liburan 2026, cek tiket dan fasilitasnya

    Selasa, 15 September 2026 – 13:28
  • GI tourism Dieng dikembangkan, wisatawan Dieng tak cuma nikmati pemandangan

    GI tourism Dieng dikembangkan, wisatawan Dieng tak cuma nikmati pemandangan

    Selasa, 15 September 2026 – 11:38

Tiktok wartabrita

@wartabrita
  • Instagram
  • Facebook
  • LinkedIn
  • X
  • VK
  • TikTok

Copyright ©2026 WartaBrita. All Rights Reserved

Scroll to Top