Lewati ke konten

Home

About Us

Advertisement

Contact Us

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • Pinterest
  • WhatsApp
  • Feed RSS
  • TikTok
WartaBrita

WartaBrita

Info Update Terpercaya

  • Home nasional
  • Internasional
  • Sports
  • otomotif
  • Tekno
  • Muslim
  • Travculpedia
  • Daerah
  • Ekonomi
Search

Diskriminasi Korban Perang, Pengungsi Ukraina Diterima, Afghanistan Ditolak

Avatar Djevit Pray
Djevit Pray
Sabtu, 2 April 2022 – 09:03
Diskriminasi Korban Perang, Pengungsi Ukraina Diterima, Afghanistan Ditolak

Jakarta, Wartaberita.com – Diskriminasi korban perang masih saja terjadi. Solidaritas Indonesia untuk Pengungsi Afghanistan prihatin karena ada ribuan orang Afghanistan berada di Indonesia, mayoritas berstatus pendatang ilegal dan terlunta karena belum mendapat status pengungsi. Demikian kata Direktur Eksekutif Forum Diskusi Ekonomi Politik (FDEP), yang juga tergabung dalam Solidaritas Indonesia untuk Pengungsi Afghanistan, Susetyo Raharjo.

Bangsa Afghanistan menderita karena perang. Jutaan orang terusir dari rumahnya. Sayangnya, perlakukan terhadap para korban perang sangat berbeda. Tampak dalam sebulan terakhir, pengungsi Ukraina sangat diterima dengan tangan terbuka oleh bangsa-bangsa Eropa dan Amerika.

Namun, tidak bagi pengungsi Afghanistan. Sebagian negara bahkan secara terbuka menolak pengungsi Afghanistan. Bahkan, ada negara yang membayar negara lain untuk mencegah arus pengungsi Afghanistan.

“Mereka menunggu bertahun-tahun untuk diterima mengungsi di negara lain,” kata Susetyo, dalam keterangannya, Sabtu (2/4/2022).

Aset Disita Warga Afghanistan Semakin Sengsara

Orang Afghanistan juga semakin sengsara dengan keputusan berbagai negara menyita aset Afghanistan. Amerika Serikat (AS) menahan hampir 10 miliar dollar AS dana bank sentral Afghanistan adalah salah satunya. Bahkan AS mengumumkan menyita 3,5 miliar Dollar AS dari dana milik bangsa miskin itu.

AS ingin dana itu untuk memberi ganti rugi kepada keluarga korban peristiwa 11 September 2001. Namun keputusan itu sama saja menghukum jutaan orang Afghanistan yang tidak bersalah.

“Karena itu, solidaritas Indonesia untuk pengungsi Afghanistan mendesak hentikan diskriminasi. Beri perlakuan dan penerimaan setara untuk semua pengungsi. Kami mendesak hentikan perampasan aset bangsa Afghanistan,” ucapnya.

Sementara itu, bersama berbagai pihak dari beragam provinsi, FDEP juga telah menyerahkan petisi dukungan untuk pengungsi Afghanistan juga bangsa lain kepada UNHCR.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tweets by wartabritaa

About Us

Wartabrita

Warta Brita adalah media digital independen yang hadir untuk menyajikan informasi aktual, faktual, dan terpercaya kepada masyarakat Indonesia. Kami percaya bahwa informasi yang jujur dan akurat adalah fondasi penting dalam membangun masyarakat yang sadar, kritis, dan cerdas.

Berdiri dengan semangat jurnalisme positif, kami berkomitmen menyuguhkan konten dari berbagai kategori seperti:

  • Berita Terkini
  • Nasional & Internasional
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Inspirasi & Viral

Warta Brita dikelola oleh tim muda yang profesional, berpikiran terbuka, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Kami memadukan kecepatan dalam menyajikan informasi dengan ketelitian dalam memverifikasi fakta.

Latest Articles

  • Pelatihan AI SMN Dorong Media Makin Adaptif di Era Digital

    Pelatihan AI SMN Dorong Media Makin Adaptif di Era Digital

    Senin, 31 Agustus 2026 – 18:54
  • KAI Properti Tancap Gas, 154 Gardu JPL Sudah Terbangun

    KAI Properti Tancap Gas, 154 Gardu JPL Sudah Terbangun

    Minggu, 30 Agustus 2026 – 19:12
  • Alasan Produk Kelapa Jadi Favorit Dunia, Pasar Terbesar di Amerika dan Tiongkok

    Alasan Produk Kelapa Jadi Favorit Dunia, Pasar Terbesar di Amerika dan Tiongkok

    Sabtu, 29 Agustus 2026 – 13:41

Tiktok wartabrita

@wartabrita
  • Instagram
  • Facebook
  • LinkedIn
  • X
  • VK
  • TikTok

Copyright ©2026 WartaBrita. All Rights Reserved

Scroll to Top