Wartabrita.com — Kosta Rika membutuhkan kemenangan atas Haiti di Estadio Ricardo Saprissa, San Jose, pada matchday terakhir CONCACAF Nations League untuk menjaga peluang lolos ke perempat final, tetapi Haiti datang dengan modal tiga kemenangan beruntun dan keunggulan tiga poin di posisi kedua.
Kosta Rika akhirnya meraih kemenangan pertama di CONCACAF Nations League 2026 setelah menghajar Nikaragua 3-0 pada matchday ketiga.
Hasil tersebut sekaligus mengakhiri rentetan lima kekalahan beruntun dan menjadi awal positif bagi Bryan Ruiz dalam masa tugasnya sebagai pelatih interim.
Namun, kemenangan itu belum cukup mengamankan posisi Kosta Rika di fase grup.
Los Ticos masih berada di belakang Haiti dengan selisih tiga poin dan memiliki perbedaan gol 0, sedangkan Haiti mengantongi +6 sehingga kemenangan saja belum tentu cukup jika hasilnya tidak meyakinkan.
Kosta Rika juga memiliki catatan kurang ideal saat bermain di Estadio Ricardo Saprissa dalam ajang Nations League.
Dari dua pertandingan sebelumnya di stadion tersebut, mereka belum pernah menang dan bahkan kalah 3-4 dari Curacao pada matchday pertama.
Haiti berada dalam posisi jauh lebih nyaman menjelang pertandingan penentuan di San Jose. Les Grenadiers sudah mengoleksi tiga kemenangan beruntun di fase grup setelah menghantam Republik Dominika 4-1 pada matchday ketiga.
Dengan keunggulan tiga poin dan selisih gol +6, Haiti hanya membutuhkan satu poin untuk memastikan tempat di perempat final.
Mereka juga bisa tetap lolos meski kalah, asalkan tidak mengalami kekalahan dengan margin besar yang membuat keunggulan selisih gol terhapus.
Performa Haiti di kompetisi ini juga cukup konsisten ketika bermain tandang. Mereka baru sekali menelan kekalahan tandang sepanjang sejarah Nations League, yakni saat kalah 0-1 dari Curacao pada 2019.
Haiti bahkan memiliki peluang mencatat sejarah sebagai tim Karibia pertama yang menyelesaikan fase grup League A dengan rekor sempurna.
Mereka kini mengoleksi tiga kemenangan dari tiga pertandingan, sama seperti Curacao yang juga masih berpeluang menjaga catatan sempurna.
Haiti membawa modal penting dari rekor pertemuan dengan Kosta Rika.
Les Grenadiers berpeluang memperpanjang catatan tidak terkalahkan melawan Los Ticos menjadi tujuh pertandingan sekaligus memburu kemenangan pertama di tanah Kosta Rika sejak 1950.
Catatan tersebut menjadi salah satu alasan duel kali ini berpotensi berjalan ketat.
Kosta Rika memang memiliki keuntungan sebagai tuan rumah, tetapi Haiti menunjukkan produktivitas yang meningkat setelah gagal mencetak gol dalam dua pertandingan pertama mereka di fase grup Piala Dunia musim panas ini.
Dalam empat pertandingan kompetitif terakhir, Haiti berhasil mencetak total 11 gol.
Wilson Isidor menjadi salah satu pemain paling menonjol setelah mencetak dua gol pada matchday ketiga, sementara Yassin Fortune dan Louicius Deedson juga ikut mencatatkan nama di papan skor.
Kosta Rika juga memiliki sejumlah pemain yang sedang berada dalam momentum positif.
Orlando Sinclair, Carlos Mora, dan Kenyel Michel mencetak gol ketika mereka mengalahkan Nikaragua 3-0, dengan ketiga gol tersebut tercipta pada babak kedua.
Pengalaman Keylor Navas kembali menjadi salah satu faktor penting bagi Kosta Rika dalam pertandingan ini.
Mantan kiper Real Madrid dan Paris Saint-Germain tersebut tampil sebagai starter ketika Kosta Rika mengalahkan Nikaragua dan berhasil mencatatkan clean sheet.
Navas akan kembali diharapkan mampu memberikan ketenangan di lini belakang Kosta Rika.
Namun, pertahanan Los Ticos harus bekerja ekstra keras menghadapi lini serang Haiti yang mampu mencetak empat gol pada pertandingan terakhirnya.
Di kubu Haiti, Alexandre Pierre diperkirakan kembali dipercaya menjaga gawang untuk pertandingan ketiga secara beruntun. Lovend Delinois juga mendapatkan kesempatan mencatatkan debut bersama tim senior pada matchday ketiga.
Susunan pemain Kosta Rika kemungkinan diisi Navas; Sosa, Mitchell, Calvo, Araya; Murillo, Wilson; Michel, Mendez, Mora; dan Sinclair.
Sementara Haiti berpotensi memainkan Pierre; Arcus, Sainte, Delcroix, Experience; Deedson, Jean Jacques, Bellegarde, Picault; Pierrot, dan Isidor.
Kosta Rika berada dalam situasi wajib menang, tetapi tekanan tersebut justru bisa menjadi masalah ketika mereka menghadapi Haiti yang bermain lebih lepas.
Los Ticos memang memiliki keuntungan bermain di kandang dan baru saja meraih kemenangan 3-0, tetapi performa Haiti sepanjang fase grup menunjukkan konsistensi lebih baik.
Haiti juga mempunyai senjata berbahaya melalui serangan balik dan produktivitas Wilson Isidor.
Jika Kosta Rika terlalu agresif mengejar kemenangan sejak awal, ruang di belakang pertahanan mereka bisa dimanfaatkan Les Grenadiers untuk menciptakan peluang.
Dengan kondisi tersebut, Haiti diprediksi mampu mencuri kemenangan tipis di San Jose.
Prediksi skor: Kosta Rika 1-2 Haiti.




Tinggalkan Balasan