Lewati ke konten

Home

About Us

Advertisement

Contact Us

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • Pinterest
  • WhatsApp
  • Feed RSS
  • TikTok
WartaBrita

WartaBrita

Info Update Terpercaya

  • Home nasional
  • Internasional
  • Sports
  • otomotif
  • Tekno
  • Muslim
  • Travculpedia
  • Daerah
  • Ekonomi
Search

Rencana Ivestasi Industri Smelter Tembaga Fakfak, Tak Bermanfaat Bagi Rakyat Papua

Avatar Djevit Pray
Djevit Pray
Selasa, 19 Juli 2022 – 19:58
Rencana Ivestasi Industri Smelter Tembaga Fakfak, Tak Bermanfaat Bagi Rakyat Papua

Jakarta, Wartabrita.com – Ketua Masyarakat adat Papua di Provinsi Maluku Uatara (PERMATA-MU), Albert Hama menyebut langkah Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan President ENFI Liu Cheng untuk investasi industri smelter tembaga yang rencananya dibangun di Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat adalah kebijakan keliru.

“Beliau sengaja seakan-akan tidak memahami situasi dan kondisi di Papua,”
kata Albert kepada wartawan, di Jakarta, Selasa (19/7/2022).

Menurut Albert, harusnya industri smelter tembaga itu membawa solusi bagi rakyat Papua. Bukan sebaliknya. Sebab, langkah itu tidak sebanding lurus dengan kesiapan SDM masyarakat di sana.

“Sehingga ketika semelter ini beroperasi warga Papua hanya jadi buru kasar, security, sopir dan lain-lain, akan tetapi dapat menempati posisi strategis bahkan tidak hanya menjadi penonton di atas tanahnya sendiri,” ucapnya.

Rencana pembangunan industri smelter tembaga, kata Albert, harusnya dikaji secara matang dari berbagai aspek termasuk soal dampak lingkungan.

Negara juga semestinya tak hanya memikirkan tentang keuntungan semata dalam investasi ini, namun turut mempertimbangkan eksistensi rakyat setempat.

Pasalnya, tanah adat rakyat akan diambil alih demi kepentingan investor dan ujungnya tenga mereka bakal terkuras sebagai buruh kasar di atas tanahnya sendiri.

“Sudah tentu ketika investasi smelter ini beroperasi, akan ada penambahan kekuatan militer di tanah Papua dalam rangka mengamankan kepentingan investor dan kiranya kehadiran smelter bukan menjadi pemicu konflik baru di tanah Papua,” tandasnya.

Albert berharap Presiden Jokowi kembali mempertimbangkan secara matang terkait rencana investasi smelter tembaga di Fakfak. Pasalnya, langkah itu dianggap banyak kurang bermanfaat bagi rakyat setempat.

“Bila perlu bapak Presiden mengevaluasi saudara Bahlil Lahadalia sebagai kepala BKPM,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tweets by wartabritaa

About Us

Wartabrita

Warta Brita adalah media digital independen yang hadir untuk menyajikan informasi aktual, faktual, dan terpercaya kepada masyarakat Indonesia. Kami percaya bahwa informasi yang jujur dan akurat adalah fondasi penting dalam membangun masyarakat yang sadar, kritis, dan cerdas.

Berdiri dengan semangat jurnalisme positif, kami berkomitmen menyuguhkan konten dari berbagai kategori seperti:

  • Berita Terkini
  • Nasional & Internasional
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Inspirasi & Viral

Warta Brita dikelola oleh tim muda yang profesional, berpikiran terbuka, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Kami memadukan kecepatan dalam menyajikan informasi dengan ketelitian dalam memverifikasi fakta.

Latest Articles

  • Pelatihan AI SMN Dorong Media Makin Adaptif di Era Digital

    Pelatihan AI SMN Dorong Media Makin Adaptif di Era Digital

    Senin, 31 Agustus 2026 – 18:54
  • KAI Properti Tancap Gas, 154 Gardu JPL Sudah Terbangun

    KAI Properti Tancap Gas, 154 Gardu JPL Sudah Terbangun

    Minggu, 30 Agustus 2026 – 19:12
  • Alasan Produk Kelapa Jadi Favorit Dunia, Pasar Terbesar di Amerika dan Tiongkok

    Alasan Produk Kelapa Jadi Favorit Dunia, Pasar Terbesar di Amerika dan Tiongkok

    Sabtu, 29 Agustus 2026 – 13:41

Tiktok wartabrita

@wartabrita
  • Instagram
  • Facebook
  • LinkedIn
  • X
  • VK
  • TikTok

Copyright ©2026 WartaBrita. All Rights Reserved

Scroll to Top