Dosen FISIP UHAMKA Gelar Pelatihan Komunikasi Persuasif untuk Anggota Karang Taruna Kelurahan Pekojan

Dosen FISIP UHAMKA Gelar Pelatihan Komunikasi Persuasif 
Dosen FISIP UHAMKA Gelar Pelatihan Komunikasi Persuasif 

Jakarta, Wartabrita.com- Dosen FISIP UHAMKA menggelar pelatihan komunikasi persuasif bagi anggota Karang Taruna Kelurahan Pekojan, Jakarta Barat. Gilang Kumari Putra, S.Sos, M.I.Kom, Zulfahmi Yasir Yunan,S.Sos.I,Mip dan Indah Rahmayanti.M.PD melalui Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (UHAMKA) menyelenggarakan acara tersebut.

Gilang Kumari Putra menjelaskan, banyaknya remaja tidak persuasif dalam berkomunikasi khusunya, organiasi remaja karang taruna di kelurahan pekojan kec. Tambora Jakarta Barat.

Bacaan Lainnya

Untuk meningkatkan komunikasi persuasif anggota Karang Taruna Kelurahan Pekojan yaitu dengan melakukan pelatihan.

Dosen FISIP UHAMKA Gelar Pelatihan Komunikasi Persuasif

Perkembangan zaman dan teknologi informasi yang terjadi pada saat ini dapat mempengaruhi sekali gaya Bahasa  seseorang. Sehingga penggunaan Bahasa yang tadinya baik berubah menjadi tidak baik.

Contohnya bahasa gaul yang marak terjadi di media social mengakibatkan semua orang menjadi terpengaruh untuk mengunakannya.

“Jika kita berkomunikasi menggunakan Bahasa gaul pastinya pesan yang disampaikan oleh komunikan kepada komunikator tidak akan tersampaikan dengan jelas. Sehingga, mengakibatkan komunikasi yang tidak efektif,” kata Gilang.

Dosen FISIP UHAMKA Gelar Pelatihan Komunikasi Persuasif 
Dosen FISIP UHAMKA Gelar Pelatihan Komunikasi Persuasif

FISIP UHAMKA

Adanya pelatihan ini akan membentuk para anggota untuk melakukan komunikasi secara efektif dan persuasif sehingga, menjadikan anggota Karang Taruna yang dapat berkomunikasi dengan etika komunikasi yang baik dan benar.

“Ketika kita sedang mencari dana dan bertemu langsung dengan masyarakat hendaklah kita melakukan komunikasi yang baik dan benar, agar masyarakat pun percaya terhadap program apa yang sedang kita kerjakan, jangan asal tiba-tiba meminta uang tanpa melakukan komunikasi secara persuasif maka dari itu, pentingnya belajar komunikasi persuasif untuk anggota Karang Taruna,” Kata Gilang.

Pos terkait