Lewati ke konten

Home

About Us

Advertisement

Contact Us

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • Pinterest
  • WhatsApp
  • Feed RSS
  • TikTok
WartaBrita

WartaBrita

Info Update Terpercaya

  • Home nasional
  • Internasional
  • Sports
  • otomotif
  • Tekno
  • Muslim
  • Travculpedia
  • Daerah
  • Ekonomi
Search

Susanah Terkejut Diduga Miliki Penghasilan Rp700 Ribu, Ini Fakta Sebenarnya

Avatar Dewa Saputra
Dewa Saputra
Senin, 17 Agustus 2026 – 23:55
Susanah Terkejut Diduga Miliki Penghasilan Rp700 Ribu, Ini Fakta Sebenarnya

Susanah, Perempuan yang Tiba-Tiba Jadi Sorotan Nasional

Nama Susanah tiba-tiba menjadi perhatian publik setelah disebut dalam pidato kenegaraan oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia dianggap sebagai seorang buruh harian pengupas bawang dengan upah sekitar Rp 700.000 per kilogram. Namun, kisah tersebut ternyata tidak sepenuhnya sesuai dengan kehidupan nyata Susanah.

Pekerjaan Sebenarnya Susanah

Kakak ipar Susanah, Wina, memberikan penjelasan mengenai pekerjaan sebenarnya. Menurut Wina, Susanah bukan bekerja sebagai pengupas bawang, melainkan memiliki pekerjaan utama sebagai penjahit kain lap majun. Susanah juga bekerja di lingkungan program Makan Bergizi Gratis (MBG), tepatnya sebagai petugas ompreng di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wilayah Bojong.

“Di SPPG sudah 7 bulanan, karena memang belum lama di SPPG daerah Bojong. (Pekerjaan utama) ini (penjahit lap). Suami kuli bangunan. Anaknya ada tiga, yang satu baru lulus anak pertama, dua masih sekolah,” ujar Wina.

Upah yang Disalahpahami

Bagian yang paling mengejutkan dari klarifikasi keluarga Susanah adalah soal nominal upah. Wina membantah bahwa Susanah mendapatkan Rp 700.000 untuk setiap kilogram bawang yang dikupas. Menurut Wina, angka Rp 700 yang berkaitan dengan pekerjaan Susanah adalah upah menjahit kain lap majun.

Upah tersebut dihitung berdasarkan berat kain yang berhasil dikerjakan. Susanah disebut mampu menjahit sekitar 20 kilogram kain lap majun dalam sehari. Dengan tarif Rp 700 per kilogram, penghasilan yang diperoleh Susanah dari pekerjaan tersebut sekitar Rp 14.000 per hari.

“Itu tidak benar (gajinya Rp 700 ribu perkilogram bawang). Ibu Susanah itu bekerja di MBG dan juga penjahit lap majun dengan harga Rp 700 perkilo. Itu tidak benar kalau dia bekerja mengupas bawang dengan harga Rp 700 ribu perkilo,” ujar Wina saat ditemui di rumah Susanah, Minggu.

Gambaran Kehidupan Susanah

Gambaran mengenai pekerjaan Susanah juga terlihat dari kondisi rumahnya di Cileungsi. Ketika kediamannya dikunjungi pada Minggu (16/8/2026), terlihat sejumlah kain majun berada di lantai rumah. Sebuah mesin jahit juga tampak berada di bagian depan rumah. Tidak hanya Susanah, sejumlah anggota keluarga terlihat ikut melakukan aktivitas menjahit serta merapikan kain.

Pemandangan tersebut menjadi gambaran nyata mengenai pekerjaan yang selama ini dijalani keluarga Susanah. Rumah sederhana itu sekaligus menjadi tempat berlangsungnya aktivitas menjahit yang menjadi bagian dari keseharian mereka.

Penjelasan dari Anak Susanah

Perbincangan di media sosial juga membuat pihak keluarga Susanah ikut memberikan penjelasan. Sebuah akun Instagram yang mengaku sebagai anak Susanah menyampaikan bahwa ibunya sendiri merasa terkejut ketika diperkenalkan sebagai pengupas bawang.

Akun tersebut menjelaskan bahwa Susanah selama ini bekerja menjahit, bukan sebagai pengupas bawang seperti yang disebut dalam pidato. “Sorry kak itu ibu saya, beliau juga kaget pas dibilang pengupas bawang, beliau juga sudah klarif pekerjaan sebenarnya,” kata akun tersebut.

Akun tersebut kemudian kembali menegaskan pekerjaan Susanah. “Mamah saya kerjanya jahit kak bukan kupas bawang,” sambungnya.

Menurut akun tersebut, Susanah sejak awal menerima undangan untuk menghadiri acara kenegaraan karena menganggap kesempatan tersebut sebagai sebuah rezeki. Ia pun menerima undangan tersebut tanpa menyangka namanya kemudian disebut secara langsung dalam pidato Presiden.

“Pikiran mamah saya memang rezeki kebetulan diundang ke sana, makanya mamah saya menerima undangan itu,” ungkap akun tersebut.

Pekerjaan di Dapur MBG

Meski bukan pengupas bawang seperti yang disebut dalam pidato, Susanah memang memiliki keterkaitan dengan program MBG. Wina menyebut Susanah telah bekerja di SPPG wilayah Bojong selama sekitar tujuh bulan. Di tempat tersebut, ia bertugas sebagai petugas ompreng. Pekerjaan tersebut menjadi salah satu aktivitas yang dijalani Susanah di tengah kehidupan keluarganya yang sederhana.

Namun, pekerjaan menjahit kain lap majun tetap menjadi pekerjaan utama yang selama ini dilakukannya. Dengan kondisi tersebut, Susanah diketahui menjalani lebih dari satu pekerjaan untuk menopang kebutuhan keluarganya.

Tinggal di Rumah Sederhana Bersama Keluarga

Susanah tinggal di kawasan permukiman padat penduduk di Kampung Ciuncal, Desa Situsari, Kecamatan Cileungsi. Rumahnya tidak berukuran besar. Sebagian dinding rumah telah dicat, sedangkan bagian depan dilengkapi kanopi yang ditopang menggunakan kayu. Di rumah itulah aktivitas menjahit kain majun menjadi bagian dari keseharian keluarga.

Mesin jahit dan tumpukan kain menjadi pemandangan yang menggambarkan pekerjaan Susanah. Kondisi tersebut juga memperlihatkan bagaimana Susanah menjalani kehidupan sehari-hari di tengah tanggung jawab sebagai seorang ibu dari tiga anak.

Anak pertamanya baru menyelesaikan pendidikan, sedangkan dua anak lainnya masih bersekolah. “Anak pertamanya baru lulus. Dan dua masih sekolah,” kata Wina.

Sementara itu, suami Susanah bekerja sebagai buruh dan kuli bangunan. Keduanya menjalani pekerjaan masing-masing untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Susanah Masih Berada di Jakarta

Ketika rumah Susanah dikunjungi pada Minggu (16/8/2026), perempuan tersebut ternyata belum berada di kediamannya. Susanah masih berada di Jakarta bersama suaminya. Menurut Wina, Susanah telah berada di Jakarta sejak Rabu sebelumnya dan diperkirakan baru kembali ke rumah pada Selasa.

“Sekarang masih di Jakarta dari hari Rabu lalu. Baru pulang informasi yang saya dengar sih hari Selasa nanti,” ujar Wina.

Kondisi tersebut membuat klarifikasi mengenai pekerjaan Susanah disampaikan oleh pihak keluarga yang berada di rumah.

Perbedaan Informasi Jadi Perhatian Publik

Kisah Susanah kemudian berkembang menjadi perhatian publik karena adanya perbedaan antara informasi yang disampaikan dalam pidato kenegaraan dengan keterangan dari pihak keluarga. Dalam pidato Prabowo, Susanah diperkenalkan sebagai buruh harian pengupas bawang dengan upah sekitar Rp 700.000 per kilogram. Sementara keluarga menjelaskan bahwa Susanah tidak bekerja sebagai pengupas bawang.

Susanah memang bekerja di SPPG sebagai petugas ompreng MBG, tetapi pekerjaan utamanya adalah menjahit kain lap majun dengan upah Rp 700 per kilogram. Dengan kemampuan menjahit sekitar 20 kilogram kain per hari, penghasilan yang disebut keluarga diperoleh dari pekerjaan tersebut sekitar Rp 14.000 sehari.

Perbedaan informasi inilah yang kemudian membuat nama Susanah menjadi pembicaraan luas. Bagi keluarga, klarifikasi diperlukan agar masyarakat mengetahui pekerjaan Susanah yang sebenarnya. Di balik sorotan tersebut, Susanah tetap merupakan seorang ibu yang menjalani kehidupan dengan bekerja, mendampingi keluarga, dan berusaha memenuhi kebutuhan tiga anaknya.




Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Posts by wartabritaa

About Us

Wartabrita

Warta Brita adalah media digital independen yang hadir untuk menyajikan informasi aktual, faktual, dan terpercaya kepada masyarakat Indonesia. Kami percaya bahwa informasi yang jujur dan akurat adalah fondasi penting dalam membangun masyarakat yang sadar, kritis, dan cerdas.

Berdiri dengan semangat jurnalisme positif, kami berkomitmen menyuguhkan konten dari berbagai kategori seperti:

  • Berita Terkini
  • Nasional & Internasional
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Inspirasi & Viral

Warta Brita dikelola oleh tim muda yang profesional, berpikiran terbuka, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Kami memadukan kecepatan dalam menyajikan informasi dengan ketelitian dalam memverifikasi fakta.

Latest Articles

  • Danantara Housing Expo 2026 Hadirkan Hunian Premium hingga Rumah Subsidi

    Danantara Housing Expo 2026 Hadirkan Hunian Premium hingga Rumah Subsidi

    Kamis, 20 Agustus 2026 – 20:28
  • 5 Rekomendasi Resto Kids Friendly Sentul, Ada Mini Zoo hingga View Alam

    5 Rekomendasi Resto Kids Friendly Sentul, Ada Mini Zoo hingga View Alam

    Rabu, 19 Agustus 2026 – 23:38
  • 5 Tips Merawat Baterai Mobil Listrik VinFast agar Tetap Optimal

    5 Tips Merawat Baterai Mobil Listrik VinFast agar Tetap Optimal

    Selasa, 18 Agustus 2026 – 16:59

Tiktok wartabrita

@wartabrita
  • Instagram
  • Facebook
  • LinkedIn
  • X
  • VK
  • TikTok

Copyright ©2026 WartaBrita. All Rights Reserved

Scroll to Top