Renovasi Buckingham Palace di Inggris mengungkap berbagai barang lama yang tersembunyi selama puluhan tahun, termasuk sepatu pekerja, tiket acara, kupon taruhan hingga potongan koran dari 1889.
Wartabrita.com – Renovasi besar-besaran Buckingham Palace di London, Inggris, justru mengungkap berbagai barang lama yang selama puluhan tahun tersembunyi di dalam bangunan kerajaan.
Dikutip Wartabrita.comdari BBC pada Senin 14 September 2026, sejumlah benda ditemukan pekerja saat melakukan renovasi senilai sekitar 369 juta poundsterling atau sekitar Rp8,2 triliun. Barang-barang tersebut diperkirakan berkaitan dengan para staf yang pernah bekerja di istana.
Temuan Tersembunyi di Balik Lantai Istana
Salah satu temuan menarik adalah sepasang sepatu bot hitam bertabur paku yang sudah sangat usang. Ada pula potongan koran dari 1889 yang berisi daftar pertunjukan teater di West End. Benda lainnya berupa tiket acara permainan kartu “whist drive” yang digelar Royal Household Social Club pada 14 April 1949. Tiket tersebut ditemukan menempel di dalam bongkahan batu bata. Pekerja juga menemukan beberapa lembar kupon taruhan Littlewoods Football Pool dari 1957, bungkus rokok Silk Cut yang sudah kosong, botol Schweppes Still Malvern English Spring Water, serta cangkir atau gelas minum berbahan timah.
Ada pula potongan keramik dekoratif Minton dari perapian yang desainnya diperkirakan berasal dari pertengahan abad ke-19. Sebuah kotak kayu sambungan listrik dan kotak lama berisi enam kartu Natal juga ditemukan. Barang-barang tersebut kemungkinan tertinggal atau sengaja disimpan di berbagai bagian bangunan. Selama bertahun-tahun, benda-benda itu tersembunyi di balik lantai, batu bata, maupun bagian lain dari struktur Buckingham Palace.
Menurut laporan BBC, temuan tersebut memberikan gambaran sederhana tentang kehidupan orang-orang yang bekerja di balik aktivitas keluarga kerajaan. Benda seperti sepatu kerja, bungkus rokok, tiket hiburan dan kupon taruhan menunjukkan bahwa kehidupan di istana tidak hanya berkaitan dengan acara resmi kerajaan.
Ada Catatan Acara Ratu Elizabeth II
Selain barang sehari-hari, pekerja menemukan dokumen yang berkaitan langsung dengan kegiatan kerajaan. Salah satunya adalah jadwal terperinci untuk acara resepsi diplomatik yang digelar Ratu Elizabeth II pada 1977, saat tahun Yubileum Peraknya. Dokumen tersebut berisi petunjuk bagi para staf mengenai cara mengatur sekitar 350 tamu Inggris agar dapat berbaur dengan para diplomat. Ratu Elizabeth II dan anggota keluarga kerajaan juga dijadwalkan bergerak mengelilingi ruangan dengan arah searah jarum jam.
Ditemukan pula halaman koran Daily Express tahun 1966 yang membahas penjara tempat para pelaku Great Train Robbery, perampokan besar pada 1963, menjalani hukuman. Renovasi Buckingham Palace sendiri merupakan proyek selama sekitar 10 tahun untuk memperbarui infrastruktur bangunan. Kabel listrik tua, pipa timah, sistem pemanas dan berbagai instalasi lainnya diganti karena dikhawatirkan menimbulkan risiko kebakaran maupun kerusakan akibat air.
Salah satu jenis kabel yang ditemukan menggunakan lapisan karet India vulkanisasi dan dianggap menjadi bagian yang paling berisiko sehingga diprioritaskan untuk diganti. Proyek tersebut diperkirakan selesai pada Maret. Setelah renovasi, Buckingham Palace juga diharapkan dapat dibuka lebih luas untuk masyarakat. Raja Charles III dan Ratu Camilla sendiri tidak akan menjadikan istana tersebut sebagai tempat tinggal setelah pekerjaan selesai.
Bagi para pekerja renovasi, proyek ini bukan hanya soal memperbaiki bangunan tua. Barang-barang yang ditemukan justru membuka potongan kecil cerita tentang kehidupan orang-orang yang pernah bekerja dan menjalani aktivitas sehari-hari di salah satu bangunan kerajaan paling terkenal di Inggris. (Wartabrita.com| Ira Azzahra)




Tinggalkan Balasan